Aku tak bisa munafik dengan berkata "Cinta tak harus memiliki" atau perkataan motivasi penguat hati yang lain
Karna memang aku tak pandai untuk membohongi hati ku
Meskipun aku terlalu hebat untuk sekedar membohongimu dengan berkata didepanmu bahwa aku tak mencintaimu ketika kita sedang bercanda
Rasa cintaku mungkin memang tak berarti sedikitpun dimatamu
Karna terlalu banyak yang mengagumimu
Berat memang, mencintaimu sangatlah berat buatku
Bagaimana tidak, mencintai kamu yang banyak dicintai orang
Terkadang aku tersadar akan posisiku, siapa aku dan keberadaanku dalam hidupmu
Melihat mereka yang juga mencintaimu, mereka yang bahkan jauh lebih baik segalanya dari aku
Mereka yang lebih perhatian, mereka yang lebih cantik, mereka yang lebih kaya, dan mereka yang lebih lebih dari ku
Maaf jika aku selalu membandingkan diri dengan mereka
Aku tau, membandingkan diri sendiri dengan orang lain hanya akan membuatku semakin insecure
Tapi bagaimana aku tidak membandingkan diri jika rasa ku ini membuatku jadi merasa tak berarti
Meskipun begitu, entah karna apa
Aku kembali melakukan kesalahan yang sama
Yaitu tetap berani mencintaimu bahkan dengan tak tau malunya aku selalu mengganggu dan meminta waktu mu
Manifestasi rasa cintaku yang tak tersampaikan selalu membuat ku semakin menjadi pribadi yang menyebalkan dimatamu
Aku paham kamu tak sedikitpun suka akan perhatianku atau dengan kebawelan ku yang sering kali kau abaikan
Sering kali aku bertanya "kenapa?"
Apakah aku semenyebalkan itu hingga kau menolak mentah mentah perhatianku
Atau memang karna terlalu banyak yang memberikannya hingga kau sudah muak
Atau alasan yang lain?
Namun lagi dan lagi hati ini mulai memaklumi setiap apa yang dianggap salah oleh otakku
Mungkin karna rasa cintaku yang sudah terlalu dalam untukmu
Atau memang aku manusia bodoh yang tak jua belajar
Yang kini membuat otak dan hatiku mudah untuk berkompromi sekedar membenarkan tingkahmu
Hatiku selalu mendapatkan alasan kenapa aku harus kembali untuk tetap mencintaimu
Maaf, sekali lagi maaf
Aku telah lancang begitu mencintaimu sampai sedalam ini
Aku juga tak bisa menemukan alasan mengapa aku masih mempertahankan rasa ini
Meskipun sebenarnya, banyak sekali alasan yang memang mengharuskanku untuk membuang jauh rasa ini
Meninggalkanmu, menjauh dari kehidupanmu dan menghapusmu dari memoriku
Tapi nyatanya, aku dengan bodohnya
Tetap disini dengan rasa ini,
Tetap disini setia dengan ketidakpastian
Dan tetap disini menikmati sakit yang ku buat sendiri
Padahal aku tau, sungguh sangat tak mungkin bagi kita untuk bersama
Membersamaimu dalam sisa hidupku
Hanya akan menjadi mimpi yang akan selalu ku rindukan
Jarak yang tercipta antara kita begitu jauh
Aku tak kuasa untuk sekedar memperpendek atau bahkan menghilangkan jarak itu
Sudah kucoba, dan hasilnya selalu semesta tak pernah mengizinkanya
Seolah dia tau akan tugasnya untuk membuat batas diantara kita selalu tercipta
Aku tak tau harus bagaimana saat ini
Apakah aku harus tetap seperti ini?
Menikmati setiap goresan luka yang kubuat sendiri
Atau
Haruskah aku pergi, mengikhalaskanmu yang bisa ku pastikan itu mustahil?
Ingin rasanya aku mengatakan apapun yang aku rasakan saat ini
Tentang cintaku, tentang rinduku dan bahkan tentang cemburuku
Jujur,
Telah berulang kali aku mencoba
Membuatmu mengerti & membuatmu memahami
Tapi, disana aku selalu gagal mengungkapkannya
Mulutku seolah terdiam membisu
Hingga tak sepatah kata pun terucap dari mulutku
Hatiku selalu bimbang
Di satu sisi aku ingin kamu mengerti
Aku ingin kamu memahami
Tapi disisi lain
Aku tak mau kehilanganmu
Aku tak mau kamu menjauh dariku
Dan aku tak mau kita berubah
Aku takut kalimat yang akan kamu dengar hanya akan mempercepat itu semua
Aku tak sanggup menjadi asing denganmu
Dan aku tak sanggup kehilanganmu begitu cepat
Harusnya memang aku bersyukur
Bisa sedekat ini denganmu
Menjadi sahabatmu mungkin memang takdirku
Meskipun pada kenyataanya
Aku pun gagal menjadi sahabat yang baik untukmu
Aku tak pernah bisa membuatmu nyaman untuk sekedar menceritakan keluh kesah mu
Atau membuatmu percaya dengan rahasiamu
Dan hanya biasa membuatmu badmood karna tanyaku yang tak mau kau dengar
Maaf,
Karna aku menjadi sahabat yang tak kau inginkan
Dan maaf,
Karna aku masih mencintaimu!