Mungkin inilah saatnya
saatnya pergi dan tak kembali
saatnya melangkah tanpa berhenti
saatnya menatap tanpa menengok
saatnya bodo amat tanpa peduli
saatnya menghilang tanpa menyakiti
Memang takdirku harus menjalani hari tanpa bayangmu lagi
Jika memang aku bukan yg kamu mau
Baiklah...
Aku akan pergi
Jaga dirimu baik-baik seperti sediakala
Biarkan aku memulihkan serpihan luka yang tak pernah kau tau..
Kamis, 18 April 2019
Logikaku selalu menyuruhku untuk pergi melangkah, jauh melangkah bahkan berlari untuk sekedar melupakan. Sayangnya, hati selalu meronta ingin tetap tinggal tak mau beranjak. Mengapa logika dan hatiku tak pernah berada dalam frekuensi yang sama? Mengapa logika dan hati semakin berperang dalam diam? Aku tak mengerti apa mau hati, aku pun tak bisa memahami logika. Yang aku perlukan sebenarnya hanya rasa nyaman yang tak bisa ku lepas tapi juga tak bisa ku genggam. Harus seperti apa menyikapinya? Entah,, hanya bisa terpaku pada waktu yang terua berjalan tanpa bisa ku ulang. Sedikit kenangan membuatku tak pernah bisa lupa akan rasa nyaman.
Kamis, 04 April 2019
Dulu, aku kira mereka beruntung memiliki love story. Entah itu sedih, senang, degdegan, atau amarah. Dulu, sempat aku iri kenapa aku tak memiliki cerita seperti mereka. Bisa merasa kan sedih, senang, kesal, marah atau perasaan yg lainnya karna cinta. Ternyata aku salah,, cerita cinta tak semenyenangkan itu. Sekarang aku tau memang rasanya tak mudah dienyahkan. Ceritaku tak seindah mereka. Aku rindu masa dimana aku tak mengenal rasa itu. Bebas melakukan apapun yg aku mau tanpa terbelenggu rasa yang memang ku buat sendiri. Aku tau, dia tak pernah salah. Mungkin rasaku yang salah, aku tak menyangka mencintainya terasa semenyakitkan ini. Merindukannya terasa sesesak ini. Ya Allah, bantu aku untuk kembali bangkit menata apa yang belum sempat ku mulai. Beri aku kekuatan untuk melupakan apa yang semestinya ku lupakan. Bantu aku mengikhlaskan apa yang seharusnya ku ikhlaskan. Mudahkan aku meninggalkan apa yang memang bukan untukku. Aku sadar aku tak akan pernah ada dalam benaknya. Bahkan terbesitpun tak mungkin. Dia terlalu sempurna untuk ku.
Andai bisa ku ulang waktu
Aku ingin kembali dimasa itu
Masa dimana bertemu kamu biasa saja
Tanpa kabarmu aku tak apa
dan...
Malam tanpamu tak semenyakitkan ini
Seharusnya kamu tak menitipkan kata
Yah,, kata yang bisa ku artikan berbeda
Seharusnya kamu tetap disana
Melihatku tanpa berkata
Aku lemah memang,
Merindukanmu terasa semenyedihkan ini...
Tolong, bantu aku membencimu
atau bantu aku sekedar kembali ke masa itu