Dulu, aku kira mereka beruntung memiliki love story. Entah itu sedih, senang, degdegan, atau amarah. Dulu, sempat aku iri kenapa aku tak memiliki cerita seperti mereka. Bisa merasa kan sedih, senang, kesal, marah atau perasaan yg lainnya karna cinta. Ternyata aku salah,, cerita cinta tak semenyenangkan itu. Sekarang aku tau memang rasanya tak mudah dienyahkan. Ceritaku tak seindah mereka. Aku rindu masa dimana aku tak mengenal rasa itu. Bebas melakukan apapun yg aku mau tanpa terbelenggu rasa yang memang ku buat sendiri. Aku tau, dia tak pernah salah. Mungkin rasaku yang salah, aku tak menyangka mencintainya terasa semenyakitkan ini. Merindukannya terasa sesesak ini. Ya Allah, bantu aku untuk kembali bangkit menata apa yang belum sempat ku mulai. Beri aku kekuatan untuk melupakan apa yang semestinya ku lupakan. Bantu aku mengikhlaskan apa yang seharusnya ku ikhlaskan. Mudahkan aku meninggalkan apa yang memang bukan untukku. Aku sadar aku tak akan pernah ada dalam benaknya. Bahkan terbesitpun tak mungkin. Dia terlalu sempurna untuk ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar