Dunia Tanpa Suara

Minggu, 22 Januari 2017

Berhenti di kamu

Gemericik hujan malam ini
Membawaku laeut dalam lamunan panjang
Memaksa otakku memutar memory silam
Dan lagi, terhenti di kamu
Sosok yg belum tergantikan
Aku benci dengan ini,
Sungguh! Tak adakah cara untuk berlari?
Oh, mungkin ini harus ku nikmati
Agar rasa sakit nya tak terlupakan

Diposting oleh fistory di 08.21
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: #kamu #poem #poetry #sajak ##malam #hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

fistory
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2023 (1)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2022 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (36)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (15)
    • ►  Januari (12)
  • ►  2019 (11)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2018 (8)
    • ►  November (3)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2017 (74)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (14)
    • ►  Februari (31)
    • ▼  Januari (13)
      • Izinkan aku Tuhan
      • Teruslah berjalan
      • Haruskahku
      • Jarak
      • Tak sekokoh karang
      • Just share
      • Berhenti di kamu
      • Usai
      • Berhentilah
      • Cukup
      • Bantu aku
      • Hujan
      • Kamu
  • ►  2014 (4)
    • ►  Mei (4)
Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.