Aku selalu terbunuh dengan ekspektasiku
Selalu kecewa dengan harapanku
Seharusnya aku sadar siapa aku
Tanpa harus kau tegaskan dengan acuhmu
Mungkin memang benar
Aku tak lebih pengisi luangmu dulu
Yang kini telah berubah menjadi keterpaksaanmu
Jika kamu tau,
Aku selalu takut jika malam tiba
Aku takut aku tak bisa menepiskan rasa ini seperti malam sebelumnya
Maaf, aku yang tak pernah memberimu ruang untuk sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar