Berniat untuk melangkah pergi
Menjauh dari kamu yang bahkan sama sekali tak pernah perduli
Tapi nyatanya hari ini,
Rinduku begitu menyiksa diri
Sampai pada akhirnya aku pun kembali memberanikan diri
Menyapamu untuk kesekian kali
Bahkan mengharap temu itu kan kembali terjadi
Yah, padahal aku tau pasti terpatahkan lagi
Hari ini, aku kembali menyesali
Kalimat bodoh yang ku ucapkan
Telah membuatmu semakin tak menyukaiku atau bahkan kamu sudah mulai untuk membenciku
Memasang kembali tembok yang sudah susah payah aku hancurkan
Hari ini, aku kembali menyesali
Rasa cemburu yang menguasai hati
Dan penolakan yang justru kembali tak bisa ku terima
Membuatku melontarkan kata yang tak seharusnya ku ucapkan dihadapanmu
Maaf, sekali lagi maaf
Aku tak bisa mengontrol rasa sesak didada karnanya
Aku hanya belum bisa rela
Kamu menjadi miliknya bahkan mendengarmu dekat dengannya saja aku seolah ingin mengutuknya menjadi apa yang tak pernah ia inginkan
Tapi apa daya, aku bukan Tuhan yang bisa mengendalikan apapun
Yang bahkan, hatiku sendiri tak mampu ku kendalikan
Kau menghindariku malah justru karna rasa cintaku yang tak kunjung hilang
Maaf,
Jika kata itu harus ku ucap beribu kali bahkan berjuta kali, aku rela
Asal rasa bencimu bisa hilang tersapu
Maaf,
Maaf aku telah kembali menjadi pribadi yang amat sangat menyebalkan hari ini
Membuatmu berlari sekencang-kencangnya
Tanpa kembali menengok ke arahku
Mungkin bencimu juga sudah tak terkendali
Sama seperti rasa cemburuku tadi
Tapi, jika suatu saat nanti rasa marahmu sudah reda aku mohon jangan hilangkan aku dari ingatanmu
Andai kamu tau,
Ada hal yang lebih menyakitkan dari sebuah penolakan
Yaitu,
Dibenci oleh orang yang kita cintai
Hari ini aku kembali terpatahkan lagi, bahkan lebih parah dari sebelumnya
Aku tidak hanya takut kamu pergi sebagai orang yang aku sayang
Lebih dari itu, aku takut sangaaat takut kehilanganmu sebagai seorang sahabat yang tak kan pernah menganggapku baik
Aku takut sikap ku hari ini membuatmu memasang dinding yang bahkan lebih tinggi dan lebih kokoh dari sebelumnya
Sungguh, aku takut
Aku harus apa untuk kembali mendapatkan maafmu?
Aku harus bagaimana untuk membuatmu tetap disini?
Aku harus seperti apa untuk membuatmu tetap menganggapku sekedar sebagai seorang sahabat?
Aku mohon beritahu aku
Aku mohon jangan pergi dulu
*From the bottom of my heart, i'am sorry i still love u, eventhought i can't have u (GAPB)*💔
Tidak ada komentar:
Posting Komentar